Laman

Senin, 04 Januari 2010

Menulis, Begitu Sulitkah?


Bagi sebagian orang menulis merupakan salah satu aktivitas yang menyenangkan. Dengan menulis kita dapat menuangkan gagasan, ide maupun pemikiran; Mengekspresikan perasaan hati, sedih, gembira, suka, maupun duka; berbagi pengalaman hidup; Dan dengan menulis kita dapat melakukan banyak hal yang bermanfaat bagi orang lain.
Namun bagi sebagian lainnya, menulis bukanlah sebuah perkara mudah. Bahkan tidak jarang orang yang memiliki kemampuan berkomunikasi lisan sangat baik pun, mendapat kesulitan pada saat harus menuangkannya dalam bentuk tulisan. Padahal, dalam banyak hal, hampir tidak ada perbedaan nyata antara menulis dengan berbicara langsung. Jadi, mengapa bagi sebagian orang menulis itu begitu sulit, terasa menyiksa dan bahkan terkadang sangat menyebalkan?.
Ada banyak hambatan yang kita hadapi saat menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan.  Dan hambatan itu seringkali bersumber dari dalam diri kita sendiri; kurang percaya diri, ketakutan hasil tulisan yang tidak menarik, dan sebagainya. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat menjadi solusi untuk mengatasi hambatan dan kendala pada saat menulis.
Berani mencoba
Seperti kata orang bijak, kita tidak akan memperoleh sesuatu tanpa melakukan sesuatu. Keterampilan dalam hal apapun, termasuk menulis, hanya dapat diperoleh dengan berlatih secara terus menerus. Dan keterampilan itu tidak akan kita peroleh tanpa berani mencobanya. Hilangkan semua perasaan khawatir, was-was pada saat kita akan menulis.
Mulai dari yang sederhana
Untuk menumbuhkan rasa percaya diri akan kemampuan kita dalam menulis, maka mulailah menuangkan gagasan dari hal-hal yang sederhana, tidak memerlukan referensi dan keahlian khusus. Kisah perjalanan hidup, atau potret tentang kehidupan sekitar akan lebih mudah dituangkan dibandingkan dengan menulis artikel tentang hal-hal yang bersifat teknis, yang memerlukan data dan pengetahuan yang mendalam.
Jangan selalu ingin sempurna
Keinginan menghasilkan tulisan yang sempurna, terkadang membuat tulisan kita tidak pernah selesai. Waktu dihabiskan untuk membuat kalimat yang sempurna, mengedit kata demi kata yang tidak pernah ada ujungnya. Keinginan menghasilkan karya yang terbaik adalah keinginan yang positif. Namun, dalam beberapa kasus hal tersebut dapat menjadi hambatan untuk menghasilkan sebuah karya tulis. Buatlah standar yang wajar sesuai dengan tipe tulisan yang kita buat. Standar kesempurnaan saat membuat artikel tentang catatan perjalanan bisa berbeda dengan artikel tentang perenungan, celotehan ataupun blog tutorial.
Bagi para blogger, menulis atau menuangkan gagasan, ide, atau pemikiran dalam bentuk tulisan atau artikel sejatinya merupakan aktivitas yang amat menyenangkan. Lewat tulisan itulah, seorang blogger dapat mentransfer sesuatu yang bermakna kepada orang lain yang membutuhkan, dalam hal apapun, sesuai dengan visi dan misi-nya menjadi seorang blogger.
Hanya saja, meskipun ide di benak telah segudang, hasrat menulis sudah menggebu, terkadang tulisan itu tak pernah bisa dituangkan juga. Alhasil blognya tak kunjung bisa diperbaharui secara berkala. Padahal, memperbaharui postingan menjadi sangat penting agar para pengunjung dan sahabatnya tidak merasa bosan dan kecewa karena disuguhi isi tulisan yang sama setiap mereka datang.
Namun, harus diakui bahwa untuk menuangkan gagasan, ide dan pemikiran, bagi sebagian orang, terkadang bukanlah perkara mudah. Ada banyak rintangan dan hambatan. Dan, pada umumnya rintangan dan hambatan itu muncul dari dalam diri kita sendiri.
Berikut ini adalah kiat-kiat berdasarkan pengalaman pribadi yang kiranya dapat diterapkan untuk mengatasi beberapa hambatan internal dalam menulis:
Tulislah Yang Kita Sukai. Ketika kita menulis sebuah topik yang kita sukai, maka ide akan keluar dengan sendirinya, kalimat demi kalimat akan meluncur dari benak kita anda tanpa diminta, dan yang lebih penting kita akan enjoy mengerjakannya. Menyukai apa yang kita tulis amatlah penting karena tanpa kita sadari, kita akan memiliki energi psikologis ekstra untuk terus menulis, menulis, dan menulis.
Tulislah Yang Kita Kuasai Jangan memaksakan diri untuk menulis sesuatu yang kita tidak memiliki cukup pengetahuan, kemampuan, atau keterampilan dalam bidang yang kita tulis. Selain akan menyita waktu untuk mencari-cari referensi tambahan, juga menulis tentang topik yang tidak kita kuasai akan menghasilkan sebuah tulisan yang ‘terasa hambar’, ‘kehilangan ruh’, dan ‘kurang spirit’. Ya, karena pasti saat kita menuangkan gagasan, ide tersebut tidak dengan sepenuh hati. Padahal, dalam menulis, totalitas itu sangatlah penting.
Tulislah Yang Kita Pikirkan 
Ide, inspirasi bisa datang kapan saja, dimana saja dan dalam situasi apa saja. Untuk itu, manakala ide datang, segera tuliskan ide tersebut dan jangan sampai fokus pikiran kita terganggu oleh bermunculannya ide-ide lainnya. Karena, terkadang banyaknya ide bisa menyulitkan kita untuk menulis. Dan, akhirnya, makin banyak ide, makin malas kita menulis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar